Lipsync mungkin terkesan seperti sang penyanyi membohongi para penontonnya. Tapi secara sadar atau tidak, hal itu sebenarnya sangat bisa diterima.
Alasan penyanyi melakukan lipsync bukan hanya karena teknis, ada juga beberapa lainnya. Seperti yang dilakukan musisi/band baru ketika membawakan lagunya untuk pertama kali, biasanya mereka melakukan lipsync. Alasannya karena ingin memperkenalkan lagu versi aslinya, tanpa ada perubahan apapun.
Kedua, seperti yang terdapat di video klip, orang tahu bahwa sang vokalis atau penyanyi tidak benar-benar bernyanyi. Tapi kita tidak mempermasalahkan itu, bukan? Kita tahu realitanya, dan kita sama-sama menerima.
Seorang diva sekelas Mariah Carey, atau para boyband dan girlband K-pop, mereka juga pernah melakukan lipsync. Jadi rasanya fatwa haram untuk lipsync sebaiknya dilupakan saja.
Yang terpenting adalah mempertimbangkan kemungkinan baik dan buruk di balik seorang artis memilih 'berpura-pura' nyanyi. Yang paling umum adalah ketika penyanyi harus memenuhi kontrak, sementara suaranya yang sedang serak atau habis tidak bisa berkompromi.
Lagi-lagi harus pandai mengontrol jempol dan jar jemari agar tidak bergerak terlalu cepat di social media. Sabar aja.
Nizar Zulmi
No comments:
Post a Comment